Rabu, 25 Februari 2009

PEMANFAATAN ZEOLIT SEBAGAI MEDIA TUMBUH TANAMAN HORTIKULTURA

Oleh: Suwardi (1995)

ABSTRAK

Hidroponik adalah metoda bercocok tanam dengan media bukan tanah, dapat menggunakan air, pasir, kerikil, arang atau bahan lain yang dicampur dengan bahan-bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Salah satu kelemahan dari media tumbuh tanaman (MTT) yang ada saat ini adalah rendahnya daya sanggah terhadap konduktivitas listrik (KL), karena rendahnya daya pegang media tersebut terhadap unsur-unsur hara. Keadaan ini menyebabkan lonjakan KL yang tinggi dengan penambahan pupuk ke dalam media sehingga menghambat tanaman mengambil unsur hara dari media. Untuk mengurangi KL diperlukan bahan yang dapat menjerap ion-ion dalam media. Salah satu bahan yang mungkin sesuai dengan maksud di atas adalah zeolit karena bahan ini mempunyai KTK yang sangat tinggi. Dengan bahan baku zeolit, telah dibuat MTT yang diberi nama zeoponik. Untuk mengetahui perbedaan sifat-sifat kimia dan fisik zeoponik, dilakukan analisis sifat-sifat kimia dan fisik terhadap zeoponik dan media yang dijual di pasaran sebagai pembanding. Kemudian dilanjutkan dengan uji pertumbuhan dan produktivitas media tersebut dengan menggunakan tanaman tomat. Dibandingkan MTT yang ada saat ini, zeoponik mempunyai beberapa kelebihan seperti: KL rendah; KTK, Kandungan kalsium dan kalium, serta daya pegang air tinggi; dan bobot isi rendah. Dengan sifat-sifat zeoponik seperti tersebut di atas, dalam uji produktivitas zeoponik ternyata dapat menghasilkan buah tomat yang lebih banyak dibandingkan MTT yang ada di pasaran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar