Kamis, 26 Februari 2009

STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN TINGGI BIDANG ILMU TANAH

Oleh: Budi Mulyanto, Suwardi, Iskandar, Gunawan D., dan S. D. Tarigan (1999)

ABSTRAK

Perkembangan ilmu dan teknologi menyebabkan berbagai tantangan harus dihadapi. Tantangan tersebut antara lain globalisasi informasi dan ekonomi, transformasi struktur ekonomi, sumberdaya lahan yang semakin langka dan kesadaran akan pentingnya mutu lingkungan hidup. Untuk meningkatkan kualitas lulusan yang dapat memenuhi standard mutu, baik nasional mapun internasional, sistem pendidikan harus selalu ditingkatkan dari waktu ke waktu agar relevan dengan permintaan pasar. Makalah ini akan membahas masalah strategi peningkatan proses pendidikan tinggi di bidang ilmu tanah untuk menghasilkan lulusan yang dapat berkompotisi dalam mendapatkan pekerjaan di pasar kerja nasional dan internasional.

Strategi perbaikan mutu pendidikan dan mutu lulusan dapat dilakukan berdasarkan prinsip otonomi, akuntabilitas, akreditabilitas dan evaluasi. Sementara itu perbaikan proses pendidikan tinggi ilmu tanah dapat dicapai dengan peningkatan atau perbaikan RAISE (Relevance, Academic Atmosphere, Internal Management and Organization, Sustainability, and Efficiency and productivity). Oleh karena itu perbaikan mutu pendidikan dan perbaikan mutu lulusan hanya dapat dilakukan dengan melakukan perbaikan kelembagaan secara menyeluruh di lembaga pendidikan dengan merealisasikan visi, misi dan domein program studi. Evaluasi diri (self evaluation)dan analisis SWOT merupakan pisau analisis yang sangat berguna untuk menetapkan strategi untuk mencapai tujuan. Dari analisis ini diperoleh gambaran kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan. Kita harus menggunakan kekuatan sebagai peluang untuk mencapai target yang diinginkan dan mengatasi kelemahan untuk menghadapi tantangan.

Indikator kinerja yang meliputi: NEM, IPK, lama masa belajar, lama lulusan menunggu sampai memperoleh pekerjaan pertama, nilai TOEFL, GRE (Graduate Record Examination) score dan hasil evaluasi eksternal merupakan sebagian dari alat untuk memonitor kualitas lulusan. Kecenderungan indikator kinerja merupakan tanda bahwa strategi yang dipilih telah melewati jalur yang tepat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar